Oleh: Dr. Toto Suharya, S.Pd. M.Pd.
Doa adalah sarana pembangun harapan agar orang bisa bertahan dalam kondisi sulit. Orang-orang yang rajin berdoa kepada Tuhan selalu optimis dibanding dengan yang tidak pernah berdoa. Teori ini dapat dikonfirmasi dari berbagai hasil penelitian psikologi.
Di dalam Al Quran, Allah mengabarkan bagaimana para nabi berdoa dan dikabulkan. Doa-doa para nabi bisa jadi contoh bagaimana kita beroda kepada Allah. Doa-doa para nabi dalam Al Quran telah diajarkan oleh para guru, namun perlu penjelasakan lengkap.
Doa para nabi jangan dipahami seperti "mantra-mantra" yang bisa mengubah keadaan dalam sekejap mata. Doa yang diajarkan berulang-ulang beribu-ribu kali bisa jadi penyebab malas bekerja. Doa harus diiringi dengan karakter yang dicontohkan para nabi. Ada beberapa karakter para nabi yang dikabarkan Allah dalam Al Quran.
Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Zulkifli. Semua mereka termasuk orang-orang yang sabar. Kami telah memasukkan mereka ke dalam rahmat Kami. Sesungguhnya mereka termasuk orang-orang yang shaleh. (Al Anbiya, 21: 85:86).
Dua karakter ini terungkap agar doa cepat dikabulkan Allah. Karakter sabar dan shaleh menjadi syarat bagi orang-orang yang mau doanya cepat dikabulkan. Kata sabar jika didalami memiliki makna luas. Logika orang sabar dibangun dengan mendapat akibat kebaikan, keberuntungan, tanpa batas. Sabar dengan doa jika berbarengan digandengkan melahirkan kekuatan mental dan fisik.
Kata shaleh dimaknai bukan dalam bentuk kesalehan dalam ketaatan ritual tapi nilai tertinggi kesalehan ketika manusia mampu menjadi khalifah di muka bumi dan berdampak sosial serta lingkungan. Kesalehnan tidak terpenjara di masjid, kesalehan dilihat dari kemampuan menjaga keluarga dari kemiskinan, menjaga tetangga tetap bisa makan, menjaga lingkungan lestari dan terpelihara.
Makna shaleh adalah kemampuan berbuat baik menggunakan jiwa, raga, dan hartanya. Orang-orang inilah akan akan cepat dikabulkan jika berdoa. Karakter selanjutnya yang diajarkan Allah kepada para nabi agar doanya terkabul dijelaskan dalam Al Quran di bawah.
Maka Kami memperkenankan doanya, dan Kami anugerahkan kepadanya Yahya dan Kami jadikan istrinya dapat mengandung. Sesungguhnya mereka adalah orang-orang yang selalu bersegera dalam (mengerjakan) perbuatan-perbuatan yang baik dan mereka berdoa kepada Kami dengan harap dan cemas. Dan mereka adalah orang-orang yang khusyuk kepada Kami. (Al Anbiya, 21:90).
Bersegera dalam berbuat baik menjadi kunci utama untuk membangun karakter sabar dan shaleh. Kesabaran dan kesalehan tidak akan terlalu berdampak jika tidak bersegerakan dalam melakukan perbuatan-perbuatan baik. Karakter ini banyak terabaikan oleh orang-orang yang berdoa.
Kesimpulannya agar doa cepat dikabulkan ada tiga karakter yang harus dimiliki setelah berdoa, yaitu sabar, shaleh, dan bersegera dalam berbuat baik. Jangan menunda-nunda pekerjaan, segera bayar utang, tepati janji, cepat tobat, cepat shalat, sedekah, dan sebagainya.***


.jpeg)



.png)